Saat orang lain tidur, dan engkau
bangun melantunkan suara indah dari bait-bait Al-Kahfi
Ketahuilah, engkau sedang berjuang
Berjuang mencari ridha dari Tuhanmu
Saat orang lain memaki, dan engkau
diam lalu tersenyum
Ketahuilah, engkau sedang berjuang
Berjuang mengekang nafsu dan
kerugian yang lebih besar lagi
Saat orang lain ingin dipuji atas
diri dan kekayaannya, sedang kau memilih sederhana
Ketahuilah, engau sedang berjuang
Berjuang menuju kesahajaan
Saat orang lain masih saja suka
menghina rupa dan kekurangan orang lain
Sementara engkau memilih memuji
kelebihannya
Ketahuilah, engkau sedang berjuang
Berjuang utuk memuji ciptaan
Tuhanmu
Saat orang lain membohongi orang
tuanya untuk mendapatkan uang
Sementara engkau memilih merasa
cukup dengan berapa pun yang mereka berikan dan bekerja membanting tulang
menghidupi dirimu
Ketahuilah, engkau sedang berjuang
Berjuang menenangkan hati mereka
Saat orang lain menggilai Diva,
Inul Vizta, Naf, dan Fam
Sementara engkau memilih alam
Tuhanmu untuk tempat bergembira
Ketahuilah, engkau sedang berjuang
Berjuang untuk tidak menghabiskan
waktu untuk hal yang kurang bermanfaat
Saat orang lain membuka jilbabnya,
menyingkap auratnya
Sementara engkau memulai dengan
jilbabmu yang kecil dan pendek
Ketahuilah, engkau sedang berjuang
Berjuang memuliakan diri dan
agamamu
Saat orang lain berlomba memoles
dan membuat-buat wajahnya, menjepret diri dengan kamera dan meng-edit-nya, lalu memajangnya di wall-wall social media
Sedang engkau lebih memilih engkau
yang sebenarnya di ruang-ruang nyata
Ketahuilah, engkau sedang berjuang
Berjuang untuk tidak menipu diri
dan orang lain
Saat orang lain berpikir “enaknya
makan apa lagi yah?” setelah mereka kenyang
Sementara engkau memilih puasa
Senin-kamis
Ketahuilah, engkau sedang berjuang
Berjuang menjaga kesehatanmu
Saat orang lain menganggap jalanan,
angkot, dan tempat-tempat umum lain adalah tempat sampah
Sementara engkau memilih tas yang
engkau jinjing di tanganmu sebagai tempat sampah
Ketahuilah, engkau sedang berjuang
Berjuang untuk tidak mendzalimi
diri dan lingkunganmu
Saat orang lain menyetrika
malam-malam,
Sementara engkau memilih menyetrika
di subuh buta atau di siang yang terik
Ketahuilah, engkau sedang berjuang
Berjuang menghemat energi bumi
untuk anak cucumu
Saat orang lain tak peduli dengan
air yang tumpah ruah dari gentong yang penuh,
Sementara engkau memilih bangkit
dari nyamannya dudukmu dan menutup keran
air
Ketahuilah, engkau sedang berjuang
Berjuang menghemat air sekaligus
menghargai mereka yang berjuang berjalan kaki ke lembah-lembah gunung demi
seember kecil air
Sekiranya engkau merasa sakit
membaca tulisan ini,
Ketahuilah bahwa hatimu sedang berjuang
Berjuang untuk menyadarkanmu
Tidak semua orang mampu melakukan
apa yang engkau lakukan, seaandainya orang
lain masih menghina dirimu, ingatlah selalu pesan terbaik sepanjang jaman
“penghancur segala kenikmatan dunia adalah kematian, berbekallah!”
Semoga dengannya, engkau
diingatkan.
Mulailah dengan kebaikan kecil,
dari hal-hal yang kecil, dan dari dirimu yang kecil
Allah tidak akan menyia-nyiakan
kebaikanmu
Ketahuilah, engkau sebenarnya sedang
berjuang,
Berjuang membaikkan diri dan
kehidupanmu
_Emy Gufarni_
Makassar, 8 November 2013