Hei…bukankah memberi
itu juga adalah kebahagiaan??
Seperti yang aku
lakukan kemarin, saat asam-asam gunung itu terbungkus rapi dalam sebuah kresek
hitam
Tapi itukan hanya
asam….?!
Wah…wah….
Kamu ini tidak tahu yah
kawan?
Asam Bima adalah asam
kualitas terbaik yang pernah lidahku kecap,
Kamu tahu?
Untuk mendapatkan
keuntungan yang berlipat-lipat, terkadang orang-orang curang menambahkan zat
tambahan pada asam yang akan dikemas. Akibatnya, rasa kecut asli dari buah asam
menjadi berkurang. Sedangkan di Bima masyarakatnya masih mempertahankan
kualitas asli buah asam, si buah gunung itu. Maka, dengan sangat bangga aku
mempersembahkan oleh-oleh khas bima kepada pembimbing lahanku.
Aku mengerti, bahwa
kebahagiaan itu adalah sesuatu yang harus diupayakan.
Ia tidak datang sendiri
bukan?
Kebahagiaan itu bukan
keadaan, tapi perihal perasaan.
Dulu, di kampungku yang
dikelilingi pegunungan tandus itu, pohon-pohon asam ibaratnya tanaman pagar,
tiap-tiap halaman rumah ditanami pohon ini. Aku selalu bersuka cita tatkala
memunguti buah-buah asam yang terjatuh ke tanah. Namun sayang, pohon-pohon
besar, gemuk juga angker itu ternyata kembali pada sebutan awalnya “Si buah
gunung”. Pohon-pohon asam itu sekarang lebih banyak ditemukan di gunung-gunung
tandus, setandus gunung di kampungku.
Kau tahu, ibuku selalu
membuatkan jamu ketika “si tamu bulanan” (baca_haid_) mampir ke kamar. Ibuku selalu
mewanti-wanti anak gadisnya untuk rajin mengkonsumsi jamu. Asam adalah bahan
yang tak boleh ketinggalan. Berbekal sebuah rasa ingin tahu, aku mencari
beberapa literatur tentang si buah gunung.
Beberapa artikel yang
aku baca memang menjelaskan perihal manfaat asam untuk kesehatan, salah satunya
adalah mengurangi nyeri haid.
Entah bagaimana
reaksinya hingga si buah gunung ini mampu mengurangi nyeri haid, yang pasti
efek itu akan muncul seiring dengan keteraturan mengkonsumsi buah asam yang
telah diracik menjadi jamu kunyit asam.
Berikut adalah resep
jamu kunyit asam ala Emy :
Bahan:
-
2 rimpang kunyit (gunakan umbi utama
atau umbi yang paling besar)
-
Gula jawa (manisnya sesuaikan dengan
selera)
-
Asam (biasanya banyaknya asam yang digunakan juga sesuaikan dengan selera)
Cara membuat :
-
Kupas kunyit, cuci, kemudian parut
-
Rendam asam dengan 2 gelas air (200 cc),
kremek-kremek kemudian buang ampasnya
-
Campur parutan kunyit dengan air
rendaman asam. Peras dan buang ampasnya
-
Rebuslah air campuran kunyit dan asam
tadi. Tambahkan gula jawa. Masak hingga tersisa 1 gelas.
-
Tuangkan jamu yang telah masak ke dalam
gelas. Tunggu hingga jamu menjadi hangat. Tambahkan sedikit garam. Cukup sedikit
saja untuk mengikat rasa.
-
Jamu siap dinikmati.
Selamat
mencoba^^v..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar