Aku tidak tahu, romantisme ini
sejak kapan kita mulai
Yang aku tahu, kau memberiku banyak
arti,
Arti menulis,
Arti mengeja,
Arti membaca,
Mungkin di ujung waktu di suatu
hari nanti, ketika aku terbangun,
takkan ada lagi sapaan kecil, “Kak Em…udah bangun?”
Kau tidak sadar?
Jika esok engkau bertandang di
berandaku ini, semoga kau ingat…tentang roti Mantao
yang telah menjadi dagingku, juga suapan
terakhir yang telah mengalir menjadi darahmu
Ingatkah kau ketika engkau menegur
sebuah tulisanku yang menurutmu kekanak-kanakkan?
Kelak aku akan menyudahi
kekanak-kanakan itu.
Untukmu, adikku…
_Emy Gufarni_
Makassar, 1 Juni 2013
![]() |
| Gambar : resepindonesia.org |

http://aswhandayani.blogspot.com/2013/06/sesunggukan.html
BalasHapus