![]() |
| aiabangihpermai |
Sejauh mata memandang, pohon-pohon tinggi menjulang,
diselingi semak-semak berbunga indah.
Daunnya dari kejauhan hanya nampak seperti lidi yang
disematkan pada sebuah tangkai pohon.
Aroma yang tercium adalah aromatherapy yang menenangkan.
Getahnya banyak dimanfaatkan untuk bahan campuran vernis, untuk bahan farmakoterapi, suplemen gizi, parfum, dll.
Jika dipandang dari jarak 100 meter, maka yang nampak adalah
barisan pokok pohon yang
tinggi,lurus,berdaun seperti lidi.
Sayangnya, pohon ini tak ada di rumahku, atau di pondokanku
sekarang.
Diam-diam aku bermimpi menanamnya tepat di sedut halaman, agar
wanginya dapat aku cium setiap hari.
Pinus, tiba-tiba melahirkan kerinduan
Kerinduan akan sebuah tempat yang dijanjikan,
Tempat dimana segala kenikmatan bermuara,
Bahkan hutan terindah di dunia pun tak mampu menyainginya,
Tempat, dimana buah-buahan sangat dekat, tinggal dipetik
saja
Pinus, melahirkan kerinduan
Akan suatu waktu yang ianya adalah keniscayaan
Waktu, dimana semua sahabat akan ditinggalkan,
Waktu, dimana kekasih pun bahkan tak mampu menarik kita
kembali bersamanya,
Waktu, dimana semua hal akan diperhitungkan,
Pinus, tiba-tiba saja melahirkan kerinduan:
Mungkinkah ia ada disana?
_Emy Gufarni_
![]() |
| aiabangihpermai |


Dear pembaca budiman, maaf,,,,spasinya kurang bersahabat dengan mata, berkali-kali saya mencari pengaturannya, yahhh,,,,belum dapat juga
BalasHapus