barangkali nanti, maksudku
sesudah pembagian kondom gratis
kau akan membuat sebuah mesin
di mana masyarakat bisa membeli kondom
dengan hanya memasukkan beberapa koin uang receh
yah, ala ATM
itu artinya, nanti senggama bahkan menjadi hal yang wajar
dipertontonkan di depan anak-anak yang sedang bermain petak
umpet
programmu itu menghancurkan sendi-sendi orang kecil
seperti kami. kau tidak pernah melihat petani miskin
yang menyekolahkan anaknya di perguruan tinggi dan
harus memeras keringat demi melihat mereka sukses
programmu pelan-pelan menggoda
persis seperti para wanita yang menjajakan pahanya
pelan-pelan dan sangat genit
lambat laun, paha ternyata bukan paha lagi!
Makassar, 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar