Rabu, 17 Juli 2013

Aku Merindukanmu


“Kak Em….” (teriakan kecil dari sebuah suara lembut)
“yuuuuhuuuu”…(jawabanku selalu sama setiap harinya)

Hai…kamu sudah pulang dek? cerita apa yang kau bawa hari ini?
Apakah masih tentang salju yang beku di ujung-ujung mahkota sakura?
Atau tentang guru hidupmu yang hangat seperti mentari yang kau jumpai di pukul 07.00 pagi?
Atau tentang pemulung yang selalu kau hibur pada malam-malamnya yang sepi?

Kau sudah pulang dek??
Makanan apa yang kau bawakan untukku hari ini?
Apakah masih seperti hari kemarin?
Sop-sopan dengan jamur kuping juga bihun
Lauknya ayam yang dimasak dengan kelapa parut???

Kau sudah pulang dek???
Kue apa yang kau bawa hari ini di dalam tasmu?
Apakah masih seperti kemarin juga?
Jangan khawatir dek,
Aku, manusia tipikal omnivora…
Aku pemakan segala….
Aku bisa melahap habis apa pun yang kau bawa di tentenganmu

Dek, kau sudah pulang????
Buku apa yang kau bawa hari ini?
Apakah buah tangan seorang Pram?
Atau Sapardi?
Atau?
Hanya kumpulan sari pati dari senyawa salju dan beku yang tak pernah kau tahu dengan jelas?

Dek….suaramu rupanya masih menemaniku,
Dia bersembunyi tepat dibalik pembatas kamar dari tripleks berdebu..
Tersembunyi, malu-malu…

Saat aku tertidur, sesekali ia menyapaku lembut
“kak Em….tidur?”

Kau benar rupanya dek…
Suatu hari, kelak aku akan merindukan suaramu,
Atau cubitan kecilmu,
Atau qasidahmu yang bertalu-talu,
Atau shalawatmu yang syahdu,
Atau…
Ah…dek….
Aku merindukanmu sekarang
_Emy Gufarni_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar