Jumat, 26 Juli 2013

Angin : sebuah pesan di ujung malam


Hari pertama engkau bertandang dalam subuah kotak kecil bernama handphone…
Aku terpingkal-pingkal membaca pesanmu yang gila,
Besok-besok, kau masih enggan memberitahuku siapa dirimu.
Kau suruh aku menebak semua nama-nama temanku.
Hei….otakku tidak cukup mampu mengingat semua nama-nama  yang mengaku menjadi sahabat…
Itu pekerjaan yang membuatku bergidik
Suatu hari kau katakan, bahwa aku tak mengenalmu.
Heh????
Aku terheran-heran…
Aku kembali memutar memori ingatan  pada suatu waktu, untuk mengingat…
Barangkali namamu terselip pada ratusan nama yang terekam dalam labirin ingatanku
Tak ada…
Tak kutemukan….
Nama itu seyogyanya adalah nama paling absurd yang pernah aku dengar…
Dari segi morfologi…barangkali namamu adalah salah satu nama yang menderita kelainan genetika yang terlahir saat ibumu bersusah payah…
Anomali namamu membuat aku tak mampu mengingat betul….
Siapa engkau, angin???
Siapa???
Berhari-hari aku mencoba mencari dari lembaran-lembaran ensiklopedia persahabatan…
Mungkin saja otakku memang telah mulai aus lantaran jarang dipakai untuk fasilitas yang satu ini “mencari satu nama sahabat”
Tiap lembaran ensiklopedia itu masih saja kosong,
Aku semakin cemas.
Jangan-jangan kau ini adalah seorang bule domestik, angin…
Kau hanya ingin bertandang berlama-lama menikmati keindahan rumahku yang mungil…
Ah….aku kehabisan ide
Aku terjebak dalam labirin ensiklopedi…
Rangkaian huruf dari sebait kecil namamu tak kutemukan
Nihil…
Dimana lagi kiranya aku bisa mendapatkan fasilitas “search” untuk menemukan perihal namamu?
***
Kau dan aku makhluk yang sangat jelek…
Jika aku memanggilmu dengan jelek kuadrat…
Maka engkau memanggilku dengan jelek kelipatan..
Hei…aku baru sadar…
Kuadrat dan kelipatan itu adalah dua istilah yan hanya aku temukan pada pelajaran matematika
Dan benar saja…
Rupanya kau ahli matematika…
Kau mampu membuat hitung-hitungan perihal angka-angka…
Aku kagum….
Boleh jadi sebaenarnya kau ingin memberiku sebuah pesan paling rahasia dari setiap rangkaian namamu , A-N-G-I-N….
A, abjad pertama….
Mungkin, engkau adalah orang pertama yang membuatku mampu menghasilkan ratusan tulisan tangan…
N, sekuat apa pun aku mencari tahu, aku selalu tersandung, perihal nama yang menderita anomali
G-I, engkau sangat gila…
Kata-katamu gila,
Leluconmu gila,
Tebak-tebakanmu gila,
Sulap-sulapanmu gila…
Semua yang kau lakukan untukku,mengandung sebuah kesan :
“kegilaan”
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan sebuah kegilaan
Kegilaan berarti keluar dari kebiasaan orang-orang kebanyakan…
Dan kau melakukannya untukku
Kegilaan juga berarti tawamu yang selalu tak pernah kedengaran oleh rumah siput dalam telingaku…
***
Kita sama-sama menyukai dunia literasi..
Saat engkau sering tidur lebih dulu daripada tikus-tikus kamarku
Juga bangun lebih awal dari hewan nokturnal itu, aku mulai menyadari…
Engkau memiliki sesuatu yang membuatku bersyukur pernah mengenalmu…
Saat semua orang terlelap di sepenggal malam terakhir, engkau masih  berkutat dengan buku-bukumu
Aku pernah menyatakan, “kau rajin yah”….
Maka kalimatmu menguntai menembus lorong dan berdengung dalam ruang yang aku sebut telinga
“kesuksesan, salah satu yang menggiringnya kesana adalah belajar”
Aku hening,
Mengapa tidak dari dulu aku mengenalmu?
Tapi mungkin Tuhan punya cara sendiri untuk mengenalkanmu kepadaku,
Lewat tulisan tangan yang suka kau baca…
Kau bilang kau datang hanya sebagai pembaca,
Maka statusku tak lebih dari seorang penulis biasa..
***
Jika ada yang bertanya siapa angin?
Maka akan aku jawab
Angin adalah kecerdasan,
Angin adalah kelembutan,
Angin adalah kebaikan,
Angin adalah keramah-tamahan,
Angin adalah kedermawanan,
Angin adalah berita kegembiraan,
Angin adalah  AlQuran surat Fathir ayat kesembilan
***
Sekiranya namamu tak akan pernah aku temukan dalam lembaran-lembaran ensiklopedia,
Aku masih bisa bersyukur atas sebait nasehatmu di ujung malam…
“Barang siapa yang bertawakal pada Allah, bersandar hanya pada Allah, Allah akan menjaganya, dan akan mencukupi semua kebutuhannya. Allah sebaik-baik penjaga”
_Emy Gufarni_
Makassar, 27 Juli 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar