*(Menurut
Prof. Howard Gardner)
1.
Intelegensia Linguistik
Intelegensia
linguistik atau bahasa termasuk kemampuan berpikir utama bersama intelegensia
logis metematis.
Cirri-ciri
kelompok ini:
-
Menyukai puisi dan cerita-cerita, senang
membaca dan menulis
-
Mudah mengungkapkan perasaan dengan
kata-kata, baik lisan maupun tulisan
-
Menyukai permainan kata-kata, misalnya
TTS
-
Menyukai pelajaran bahasa, sejarah dan
bidang social
2.
Intelegensia metematis
Intelegensia
logis matematis adalah kemampuan berpikir logis analitis yang selama ini
dikaitkan dengan tingkat kecerdasan intelektual (IQ) seseorang.
Ciri-ciri
kelompok ini:
-
Menyukai hal-hal yang berhubungan dengan
angka dan hitungan
-
Menyukai eksperimen dan pengembangan
ilmu pengetahuan terbaru
-
Menyukai pelajaran Matematika dan IPA
-
Senang menganalisa yang dikaitkan
dengan logika
3.
Intelegensia Visual Spatial
Intelegensia
visual spatial selama ini lebih dikaitkan dengan orang-orang yang mempunyai
keahlian di bidang melukis, tetapi kemampuan otak ini ternyata terdeteksi pada
bidang rancang bangun (arsitektural) yang melibatkan analisa yang logis.
Ciri-ciri
kelompok ini:
-
Menyukai bidang seni rupa (lukisan,
patung, dsb)
-
Dapat mengembangkan gambaran
suatu ruang dari beberapa sudut yang
berbeda
-
Menyukai bacaan yang penuh oleh
gambar-gambar berwarna
-
Senang merekam peristiwa atau kejadian
dengan kamera video
4.
Intelegensia Kinestetik
Intelegensia
kinestetik walaupun termasuk dalam refleks tubuh, tetapi ternyata juga
dikendalikan oleh otak.
Ciri-ciri
kelompok ini:
-
Menyukai aktivitas olah raga
-
Menyukai gerak tubuh
-
Memikirkan suatu masalah dengan
melakukan banyak gerakan
-
Menyukai pelajaran olah raga dan
keterampilan
-
Lebih mudah mengingat sesuatu dengan
melakukan gerakan daripada melihat atau mendengar
5.
Intelegensia Musikal
Intelegensia
musikal selama ini dianggap sebagai ungkapan emosi belaka, karena itu dianggap tidak
ada kaitannya dengan otak. Tetapi ternyata musik adalah kerja dari otak kanan
yang membuat kerja otak menjadi lebih efektif.
Saat
jam-jam sebelum tidur, dengarkan suara-suara dengan alunan yang merdu dan lembut,
saya sendiri terkadang memutar Murotal. Alunan suara yang lembut akan
merilekskan otak dan membuat Anda nyaman memulai tidur.
Ciri-ciri
keompok ini:
-
Dapat senang memainkan alat musik
-
Senang menyanyikan lagu atau
mendengarkan musik di mana saja
-
Peka terhadap nada dan irama
-
Dapat membedakan bunyi berbagai alat musik
-
Menyukai pelajar seni suara
-
Suka bersenandung ataupun mengetukkan
jari sesuai irama musik
6.
Intelegenensia Naturalis
Intelegensia
naturalis dikaitkan dengan kemampuan mengenal alam lingkungan sebagai sesuatu sistem
yang saling berhubungan.
Ciri-ciri
kelompok ini:
-
Senang memelihara binatang atau
merawat tanaman
-
Mempunyai minat besar terhadap
pengetahuan tentang kehidupan flora dan fauna
-
Menyukai kegiatan yang berhubungan dengan
alam, seperti berkebun dan memancing
-
Menyukai pelajaran Biologi
-
Mempunyai perhatian besar terhadap
masalah lingkungan hidup, konservasi alam dan sebagainya
7.
Intelegensia Interpersonal
Intelegensia
interpersonal adalah suatu kemampuan sosialisasi yang berkembang sejak masa
kanak-kanak, yang kemudian tergantung pada perkembangan selanjutnya.
Cirri-ciri
kelompok ini;
-
Menyukai pekerjaan yang berhubungan
dengan orang lain atau dalam kelompok
-
Menyenangi permainan yang melibatkan
banyak peserta
-
Pandai berkomunikasi bahkan
memanipulasi
-
Jika mempunyai masalah, mereka senang
membicarakannya dengan orang lain
-
Sebagai tempat minta pendapat, karena
mereka umumnya mudah bersimpati
8.
Intelengensia Intrapersonal
Intelegensia
intrapersonal jua suatu kemampuan berpikir, tetapi lebih cenderung dalam
memahami dirinya sendiri.
Ciri-ciri
kelompok ini:
-
Memiliki buku catatn harian untuk
mengungkapan perasaannnya
-
Menyisihkan waktu untuk memikirkan
hal-hal penting dalam hidup
-
Menentukan dan memutuskan sendiri
langkah yang akan dipilih
-
Menyadari akan kemampuan dan
kekurangnnya sendiri
-
Lebih senang menikmati rekreasi
sendirian, misalnya: memancing atau menyepi ke pegunungan
Sungguh,
tak ada seorang pun di dunia ii yang tidak cerdas, hanya saja masing-masing
kita memiliki tipe kecerdasan yang berbeda. Apa yang selalu digemakan di
sekolah bahwa anak-anak yang cerdas hanya mereka yang mampu di bidang
Matematika dan IPA tidak benar, kenyataannya, masing-masing anak membawa
kecerdasan yang berbeda. Save Child!